-->

TIDAK ADA MASALAH DENGAN PLURALITAS





Semenjak dulu kaum muslim tidak pernah punya masalah dengan pluralitas, sebagaimana juga tidak pernah membenturkan wahyu dan akal, karena semua ada proporsinya. Pluralitas diakui, namun tidak dituhankan (pluralisme), juga akal diakui namun tidak diabsolutkan (liberalisme). Pluralitas diatur dengan aturan yg adil, yaitu syariah Islam. Akal diatur dengan hukum syara', dilindungi dan diarahkan untuk memahami wahyu agar bisa diterapkan dalam kehidupan.

Justru pluralitas bakal selalu menjadi masalah, jika kedaulatan pembuat hukum diserahkan kepada akal manusia, karena hukum buatan manusia itu penuh kepentingan. Karena lazimnya sebuah hukum manusia biasanya hanya cocok buat sebuah masyarakat tertentu yg tidak cocok diterapkan untuk masyarakat yg lain. Nah disinilah muncul gagasan 'amandemen' sebagai sebuah solusi tambal sulam.

Seandainya ada yg berani survei, silahkan bandingkan 13 Abad masa kekuasaan Islam dengan 2 Abad masa Kapitalisme berkuasa kini, berapa kasus genosida, diskriminasi, disintegrasi, dan kerusuhan rasial yg terjadi? Siapa pemegang rekor peradaban penuh darah?

Cukuplah bagi kita petunjuk dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabat radhiyallahu' anhum serta para penguasa muslim yg agung, yg telah berhasil membuktikan pada dunia, ketika bangsa Arab, Rum, Persia, Hindia, Afrika, dan sebagian Eropa bersatu dibawah kalimat tauhid. Itulah kekuatan syariah, dakwah dan jihad. Inilah ajaran Islam, mereka dibebaskan dari belenggu kezhaliman dan kesesatan dalam seluruh aspek kehidupan.

Umat Islam justru jangan mengulang kesalahan masyarakat eropa yg sekular, ketika mereka gagal memposisikan agama dan akal, sehingga akhirnya mereka memilih jalan tengah berupa sekulerisme, memisahkan agama dari negara.

Jadi sebetulnya bisa ditebak, segala macam argumen yg menolak peran Islam dalam kehidupan, ujung-ujungnya hanya sebuah cara agar sekulerisme bisa terus hidup. Waspada. Wallahu a’lam. (YSP)

0 Response to "TIDAK ADA MASALAH DENGAN PLURALITAS"

Post a Comment