-->

Sejarah Bendungan Walahar Karawang


 


Ada yang sudah pernah berkunjung kesini? - Dalam buku Irrigation History of Indonesia (2004), Bendungan Walahar merupakan satu dari 19 bendungan di Pulau Jawa yang dibangun pada tahun 1920-an.

C Swaan Koopman adalah insinyur ahli hidrologi berkebangsaan Belanda yang membangun Bendungan Walahar. Pembangunannya dimulai tahun 1923. Dua tahun kemudian, bendungan ini selesai dibangun dan dioperasikan.

Fungsi utama bendung ini adalah mengatur aliran Sungai Citarum sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengaliri areal persawahan. Sejak tahun 1967, ketika Bendungan Jatiluhur dioperasikan, Bendungan Walahar diintegrasikan pada jaringan irigasi Jatiluhur.

Bendungan Walahar di Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat, hingga saat ini bendungan ini berfungsi vital, yakni sebagai pintu utama Saluran Induk Tarum Kanal Utara yang membagi aliran Sungai Citarum untuk wilayah Karawang bagian utara. Sedikitnya 80.000 hektar sawah di wilayah itu bergantung pada bendungan ini.

Selain berfungsi sebagai bendungan Pengairan untuk pertanian, saat ini bendungan Walahar menjadi salah satu objek wisata, banyak orang-orang yang berkunjung ke bendungan tersebut, baik dari dalam maupun luar wilayah karawang.

0 Response to "Sejarah Bendungan Walahar Karawang"

Post a Comment