-->

RUU HIP salahsatu contoh RUU Ekstrim Buatan Akal Manusia dari Sistem Demokrasi


 


Oleh: Abu Mush'ab Al Fatih Bala (Penulis Nasional dan Pemerhati Politik Asal NTT)

Alhamdulillah RUU HIP tidak jadi diproses menjadi UU yang akan membahayakan masyarakat. RUU HIP digantikan dengan RUU BPIP. Dengan pergantian RUU ini menunjukkan kepada kita bahwa jangan main-main dengan kekuatan umat.

Ketika umat bergerak tak ada yang bisa melawan. Perlawanan terhadap RUU HIP dilakukan ketika umat sadar bahwa ada bahaya politik dibalik RUU ini. Ini artinya umat bisa berpolitik dan melakukan aksi perlawanan politik.

RUU BPIP pun meskipun baru harus tetap dipelajari Umat. Siapa tahu ada klausul-klausul yang malah membahayakan seperti yang ada pada RUU HIP.

RUU HIP adalah salahsatu contoh dari sekian banyak contoh RUU yang digodok oleh banyak anggota dewan. RUU ini bukti betapa terbatasnya akal manusia dalam menentukan baik dan buruk sebuah ide.

RUU HIP adalah hasil rumusan pemikiran sebagian besar anggota parlemen hasil pilihan demokrasi. Setelah lulus pileg, ide baru dicetuskan sebagai efek dari kebebasan berfikir yang dijamin dalam demokrasi.

Harusnya setiap wakil rakyat berfikir bagaimana caranya membuat UU yang pro terhadap rakyat bukan kepada kepentingan golongan tertentu. Tapi ternyata RUU HIP ini sangat ekstrim akibatnya jika gol jadi UU.

Bayangkan dalam demokrasi, RUU ini mau mengganti ideologi negara. Pancasila mau diperas menjadi trisila (tiga sila) dan bahkan ekasila (satu sila). Sebuah fakta yang dulu dituduhkan kepada kelompok yang berjuang memperbaiki masyarakat di luar sistem demokrasi.

Diduga juga klausul "Ketuhanan yang berkebudayaan" adalah ungkapan sesat yang merendahkan Tuhan dan agama. Dan banyak pihak menduga RUU ini akan jadi UU represif bila disahkan karena ada pasal karetnya.

Memang benar RUU ini telah diganti tapi setidaknya banyak hal yang bisa kita amati dan pelajari. Bahwa ternyata dalam proses berdemokrasi, wakil-wakil rakyat sering tidak sesuai dengan keinginan masyarakat.

Banyak dari mereka yang berkampanye sangat manis, namun setelah terpilih malah membuat UU yang merugikan masyarakat dan menguntungkan para kapitalis. Padahal seharusnya semakin mempunyai banyak suara semakin pro rakyat.

Mereka yang terpilih adalah mereka yang dipercayai rakyat. Namun sayangnya faktanya banyak UU yang sangat ekstrim misalnya UU Minerba (yang ekstrim menjarah SDA), UU Asuransi Kesehatan yang banyak menaikkan beban tagihan rakyat dan sebagainya.

Maka Umat pun mulai belajar, ternyata setelah mereka menyerahkan kepercayaan terhadap demokrasi, demokrasi malah menghasilkan banyak wakil rakyat yang pro kepada asing, aseng dan asong.

RUU HIP banyak ditolak dan menunjukkan bahwa demokrasi gagal menyaring wakil rakyat yang adil dan lurus. Siklus 5 tahunan pemilu malah menghasilkan banyak koruptor.

Setiap 5 tahun Umat banyak berharap kemudian lebih banyak kecewa. Sulit ditemukan yang benar-benar mampu memberantas KKN dan memajukan negara.

Maka ketika Islam ditawarkan sebagai solusi, harusnya umat sadar dan meninggalkan demokrasi. Karena Islam pernah berjaya 14 abad lamanya membawa kemakmuran dan keadilan jauh lebih baik dari demokrasi.

Islam itu sistem yang penuh dengan solusi. Islam mampu menyelesaikan semua masalah yang tak bisa diatasi demokrasi. Islam mampu menghilangkan komunisme, kapitalisme dan korupsi, sedangkan demokrasi malah menyuburkannya.

Lantas apakah masih percaya dengan demokrasi? Segera tinggalkan dan terapkanlah Islam secara Kaffah. []

Bumi Allah SWT, 19 Juli 2020

#DenganPenaMembelahDunia
#SeranganPertamaKeRomaAdalahTulisan

0 Response to "RUU HIP salahsatu contoh RUU Ekstrim Buatan Akal Manusia dari Sistem Demokrasi"

Post a Comment