-->

Resume KAjian Online AMPUH: Dibalik Konflik Kepentingan Ayaa Sofya Camii dan Gemilangnya Khilafah


 

Dibalik segudang masalah yang sedang dihadapi ummat Islam saat ini, Allah memberikan kabar gembira dengan dibukanya kembali Aya Sofya Camii. Setelah hampir seabad masjid termegah di Turki ini dialihfungsikan menjadi museum.

Ya. Semenjak kekhilafahan dihapus dan Turki berdiri sebagai negara sekuler Aya Sofya dialihfungsikan dari masjid menjadi museum.

Padahal bangunan ini sebelumnya telah dibeli oleh pemimpin kaum muslimin dengan harta pribadinya dan diwakafkan untuk ummat Islam sebagai masjid. Tepatnya pada saat penakhlukan Konstantinopel ditangan Sultan Muhammad Al Fatih pada tahun 1453.

Lalu apa kepentingan pemerintahan Turki sekuler dalam pembukaan kembali Aya Sofya sebagai masjid? Bagaimana status Aya Sofya sebagai wakaf dalam pandangan Islam? Dan bagaimana Khilafah Islam memperlakukan wilayah - wilayah yang telah ditakhlukkan?

Berikut ulasan singkat yang disarikan dari kajian online Aliansi Muslim Peduli Ummah (AMPUH), bersama nara sumber Ustaz Sapan Abdullah Ahmad.

Beliau menuturkan bahwa, membicarakan Aya Sofya Camii tidak akan bisa dilepaskan dengan kisah kota Konstantinopel yang saat ini kita kenal dengan nama Istambul.

"Aya Sofya didirikan oleh Kaisar Bizantium (Romawi Timur) yang beribukota di Konstantinopel. Aya Sofya dibangun oleh Kaisar Constantine I dan didedikasikan sebagai katedral bagi agama Kristen Ortodoks." ungkapnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa berdirinya Bizantium sendiri sebagai tanda pecahnya imperium Romawi menjadi dua kekuatan politik. Romawi Barat yang beribukota di Roma dan Romawi Timur atau Bizantium yang beribukota di Konstantinopel.

Dalam perjalanan sejarah yang panjang kemudian kota Konstantinopel jatuh ke tangan tentara Islam dibawah pimpinan Sultan Muhammad Alfatih dari Kesultanan Turki Ustmani. Setelah sebelumnya Rosulullah Muhammad saw mengabarkan bahwa kota itu akan di taklukan oleh kaum muslimin.

Sehari setelah penakhlukan kemudian Sultan Muhammad Alfatih membeli Aya Sofya dari kaum Kristen Ortodoks dan menjadikannya Masjid serta diwakafkan untuk kaum muslimin. Apa yang dilakukan Sultan disambut gembira oleh ummat Islam.

Namun seiring berjalannya waktu, setelah kaum kafir barat berhasil menghapus Kekhilafahan Turki Ustmani melaui agen Inggris Mustafa Kamal La'natullah Aya Sofya kamudian dialihfungsikan menjadi museum. Dan hampir seabad kondisi Aya Sofya tetap menjadi musium.

Sehingga berita difungsikannya kembali Aya Sofya menjadi masjid tentu merupakan berita gembira bagi ummat Islam.

Ustaz sapan juga menjelaskan bahwa dari peristiwa Aya Sofya ummat Islam harus bisa mengambil pelajaran. Pertama bahwa Allah mampu mempergulirkan kekuasan. Bahkan perguliran kekuasan sudah menjadi ketetapan Allah swt.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَآءَ  ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِينَ
". Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran), dan agar Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan agar sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang zalim."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 140)

Kedua, dari penakhlukan Konstantinopel kita bisa mengambil pelajaran bahwa apa yang dikabarkan oleh Rosulullah adalah benar dan pasti terjadi.

"Hagia Sophia membuka mata dunia pernah hadirnya peradaban Islam yang agung, khilafah yang megah dan bukti kebenaran bisharah Rasulullah SAW.
InsyaAllah bisharah berikutnya: Kehadiran khilafah dan penaklukan Roma!"

Maka sebagai seorang muslim kita harus meyakini bahwa Islam akan kembali menang dan memimpin dunia. Kita juga harus yakin bahwa semua kabar yang dibawa Rosullah saw adalah benar dan pasti terjadi. Termasuk kabar tentang akan tegaknya kembali sistem Islam yakni Khilafah 'ala minhajin nubuwwah dan ditaklukkannya kota Roma.
Allahu Akbar....!

0 Response to "Resume KAjian Online AMPUH: Dibalik Konflik Kepentingan Ayaa Sofya Camii dan Gemilangnya Khilafah"

Post a Comment