Umat Islam Menguasai 2/3 Wilayah Prancis

 
By Gen Saladin | @gen.saladin

Ternyata Kaum Muslimin sudah pernah membuka 2/3 wilayah yang hari ini disebut sebagai Prancis.

Kedatangan Kaum Muslimin ke Prancis adalah kelanjutan dari gelombang Futuhat Umayyah atas Spanyol (dulu bernama Hispania) ke wilayah Septimania (kini Prancis bagian selatan), sisa terakhir dari Kerajaan Visigothic di utara Pegunungan Pyrenees.

Setelah kejatuhan Narbonne, ibukota negara bagian Visigothic, pada 720, mujahid Umayyah yang terdiri dari bangsa Arab dan Berber berbelok ke utara membebaskan Aquitaine. Laju mereka terhenti pada Pertempuran Toulouse tahun 721, tetapi kemudian Kaum Muslimin memindahkan fokus menuju Prancis selatan sejauh Avignon, Lyon dan Autun.

Semua itu bermula pada tahun 716, 5 tahun sejak Tariq bin Ziyad datang ke Andalusia. Bersebab kedatangan gelombang mujahid Umayyah dari selatan, Kerajaan Visigoth dengan cepat terkikis wilayahnya hanya menjadi provinsi Narbonensis (Septimania), sebuah wilayah yang kira-kira adalah Languedoc-Roussillon hari ini.

Pada 713, Visigoth Septimania memilih Ardo sebagai raja. Dia memerintah dari sebuah kota bernama Narbonne. Pada 717, Bani Umayyah di bawah al-Hurr ibn Abdurrahman at Tsaqafi melintasi pegunungan Pyrenees untuk pertama kalinya untuk melakukan misi pengintaian.

Gelombang Kaum Muslimin menuju Septimania berlangsung selama tiga tahun. Sumber-sumber sejarah Islam seperti diutarakan oleh al-Maqqari bahkan menyebutkan bahwa Musa ibn Nusayr ikut terjun langsung sebagai pemimpin ekspedisi ke Rhône di ujung timur kerajaan Visigothic, Meskipun belum mendapatkan hasil yang maksimal.

0 Response to "Umat Islam Menguasai 2/3 Wilayah Prancis"

Post a Comment