-->

SAAT TUKANG OJEK MERINDUKAN #LOCKDOWN




Oleh : Nasrudin Joha


Siapa bilang tukang ojek tidak takut tertular virus Corona ? Siapa bilang tukang ojek tidak mau ikuti saran Pemerintah untuk kerja dirumah ?

Tukang ojek juga manusia, takut tertular virus Corona, takut mati. Tukang ojek juga pingin kerja dirumah, kalau saja ada pesanan ngojek dari pintu kamar ke pintu kamar.

Semuanya itu karena terpaksa. Demi kau dan si buah hati, terpaksa tukang ojek harus begitu. Tetap ngojek di jalanan kota, bertemu banyak orang dan beresiko tertular virus Corona.

Padahal, ngojek ditengah wabah virus Corona ini hasilnya juga tidak signifikan. Hanya bikin capek di badan. Habis mau gimana lagi ?

Tukang ojek bukan PNS, yang pekerjaannya bisa dihandle dari rumah. Tukang ojek juga bukan pekerja kantoran yang punya tabungan, bisa untuk makan beberapa bulan meskipun diam sementara dirumahnya dan tak bekerja.

Bahkan, tukang ojek bukan anggota DPR. Yang tidur pun digaji. Saat wabah Corona merebak, anggota DPR bisa tidak ngantor dengan dalih Social Distancing. Tapi gaji jalan terus.

Karena itu begitu mendengar ada usulan Lockdown, ada informasi bahwa saat Lockdown semua kebutuhan hidup dasar rakyat ditanggung pemerintah berdasarkan UU No 6 tahun 2018, tukang ojek juga pingin dan rindu segera diberlakukan Lockdown. Kenapa ? Banyak alasannya.

Pertama, dengan kebijakan Lockdown tukang ojek bisa terhindar dari potensi tertular virus Corona. Tukang ojek juga bisa cuti, istirahat dulu dirumah, sambil rebahan dan bercengkrama dengan anak, istri dan keluarga.

Kedua, tukang ojek juga bisa tenang istirahat dirumah. Karena kebutuhan makan istri dan keluarga ditanggung pemerintah.

Tukang ojek tidak ingin muluk muluk, cukup kebutuhan makan dan listrik yang ditanggung sudah oke. Biaya sekolah ga perlu, toh anak sekolah juga diliburkan.

Ketiga, tukang ojek dirumah bisa lebih banyak ibadah, baca Qur'an, mendekatkan diri kepada Allah dan banyak berdoa agar badai Corona segera berlalu.

Saya kira, bukan hanya tukang ojek yang rindu kebijakan Lockdown. Semua rakyat utamanya rakyat kecil juga rindu. Sesekali, mereka liburan dirumah, sementara kebutuhan hidup dasar rakyat ditanggung pemerintah.

Selama ini rakyat terus membayar pajak, tetapi tidak pernah diurusi Pemerintah. Sesekali, pemerintah melayani rakyat pada saat Lockdown, dengan mencukupi kebutuhan dasar hidup rakyat.

Indahnya, jika Lockdown segera diberlakukan. Tidak seperti sekarang, Pemerintah memaksa rakyat tinggal dirumah, tapi kebutuhan hidup rakyat tidak dijamin dan tidak diurusi.[]

0 Response to "SAAT TUKANG OJEK MERINDUKAN #LOCKDOWN"

Post a Comment