-->

KEKUASAAN WAJIB UNTUK PENERAPAN AGAMA (TIDAK SEKULAR)


Oleh : Ustadz Azizi Fathoni

AL IMAM IBNU TAIMIYAH AL HARRANI AL HAMBALI (W. 728 H)
"Harus diketahui bahwa kekuasaan yang mengatur urusan umat adalah termasuk kewajiban agama yang paling agung. Bahkan agama dan urusan dunia tidak bisa tegak tanpanya. ..."

"Wajib hukumnya menjadikan kekuasaan untuk (penerapan) agama (Islam) dan sarana mendekatkan diri kepada Allah. Karena sesungguhnya mendekatkan diri dengannya dengan taat kepada Allah dan RasulNya termasuk ibadah yang paling utama. Dan rusaknya keadaan mayoritas manusia tidak lain karena menjadikannya sebagai jalan memperoleh kedudukan dan harta."

Majmû' Fatâwâ Syaikhil Islâm Ibni Taimiyyah, juz 28 hlm 390-391

Fawaid:
• Menjadikan kekuasaan untuk menerapkan Islam adalah wajib, itu artinya negara sekular hukumnya haram.
• Termasuk sekular adalah negara yang menjadikan konstitusinya di atas kitab suci.
• Termasuk sekular adalah sistem Demokrasi yang meniscayakan Oligarki, kekuasaan untuk kepentingan segelintir manusia.
• Termasuk sekular juga adalah sistem yang tidak menjadikan Al-Quran dan As-Sunnah sebagai sumber hukumnya, atau kedaulatannya tidak berada di tangan syara'.

رفع الملامة في بيان وجوب الإمامة
عند علماء أهل السنة والجماعة

0 Response to "KEKUASAAN WAJIB UNTUK PENERAPAN AGAMA (TIDAK SEKULAR)"

Post a Comment