-->

CerdasTolak Gaul Bebas


Serang, (23/2). Forum kajian remaja Smart With Islam (SWI), menyelenggarakan Talkhow remaja yang mengangkat tema Milenial Cerdas Tolak Gaul Bebas. Acara yang dihadiri para remaja kota Cilegon dan sekitarnya ini menghadirkan dua narasumber diantaranya Ka Siti Tarwiyatunsa'adah M, Pd (Pengasuh Komunitas Smart With Islam di Kota Cilegon) dan Ka Fitri S, Pd (Pendidik).

Di awal penyampaiannya, Ka Siti mengupas tuntas permasalahan yang terjadi pada remaja saat ini. Menurutnya Kapitalisme global merupakan pangkal utama yang membajak potensi remaja. Sehingga sangat merusak bahkan berhasil memusnahkan kemampuan para millenial dalam berkarya apalagi dalam mengenal Islam sangat dijauhkan. 

"Daya fikir mereka dialihkan pada hal yang kurang baik bahkan tidak ada manfaat. Sehingga melahirkan generasi rusak yang malas, moral lemah, pembebek dan hal negatif lainnya. Para millenial tak sadar mereka telah tertipu melalui Fun, Food, Fashion, dan Film", tuturnya.

Karlina salah seorang siswi Cinangka bertanya "Bagaimana cara menasihati teman yang broken home, sampai menggunakan jalan pintas dengan minum obat penenang?" Kak Siti pun menjawab bahwa kita harus terus menerus mengingatkan bahwa perbuatannya tersebut salah serta mendo'akannya.

Selanjutnya Kak Fitri menjelaskan potensi yang dimiliki pemuda, yaitu 1) penentu nasib umat dimasa depan 2) Idealisme kritis dan inovatif 3) aktifitas ideal dan optimal. Dengan banyaknya potensi yang dimiliki pemuda, maka sangat disayangkan bila membiarkan potensi yang ada tersebut. 

"Metode Pendidikan dalam Islam ialah orang tua sebagai teladan dalam keluarga, transfer pengetahuan dan karakter dalam sekolah formal atau nonformal, masyarakat amar ma'ruf nahi mungkar serta penyelenggaraan sistem pendidikan oleh negara dalam naungan Khilafah. Metode inilah yang diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan remaja", pungkasnya.

Diakhir penjelasannya Ka Fitri menegaskan bahwa kerusakan pada remaja adalah salah satu fenomena yang terjadi jika hidup tidak diatur oleh Islam, serba liberal dan nampak sekuler. Berbeda dengan kondisi dulu ketika Islam diterapkan kita bisa saksikan pemuda yg berprestasi dan membanggakan. Jauh dari kondisi saat ini dimana remaja banyak jadi korban kerusakan bahkan jadi pelaku kemaksiatan.

0 Response to "CerdasTolak Gaul Bebas"

Post a Comment