-->

Valentine, Rontokkan Iman


Oleh: Vinci Pamungkas

Valentine’s day, jomblo party (meet & get your soulmate). Brosur gede nampang di media cetak lokal Bogor. Acara ini bakalan dilaksanakan di salah satu hotel di bilangan Sentul dengan bandrol Rp 100.000/kepala dan gratis buat yang nginep di hotel. Diadain tepat di hari valentine, 14 Februari malem Jumat jam 19.00. entertainmentnya ada band akustik, games, pemilihan best costume & couple, dan bagi-bagi door prize.

Cukup dengan membaca brosurnya maka sudah bisa ditebak, jomblo party ini pastinya bakalan jadi ajang para jomblo buat dapetin pasangan. Meet & get your soulmate katanya. Sesuai dengan tema valentine’s day (v-day) yang identik dengan berpasang-pasangan. Acara ini dirancang seromantis mungkin diiringi band akustik. Biar para jomblo terbawa suasana makin greget buat nemuin soulmatenya.

Acara di sentul ini, cuma salah satu dari ratusan acara peringatan v-day di Indonesia. Para penyelenggara acara,  event organizer, sponsor, pemilik tempat, dan semua yang terlibat dalam penyelenggaraan acara v-day punya tujuan yang sama, nyari untung. Gak kepikiran buat nyari tau dari mana asal usul v-day, gimana sejarahnya, efeknya gimana kalau kita ikutan ngerayain, apalagi mikirin gimana pandangan islam soal v-day. Yang ada di kepala mereka cuma tiga, yaitu duit, duit, dan duit. Event apapun yang dibikin harus jadi mesin uang. 

Gitu deh para kapitalis atau orang-orang yang berpikir ala kapitalis. Materi jadi tujuan hidup. Hidup dihabiskan untuk mencari materi alias uang. Pedihnya lagi, cara berpikir kapitalistik ini merasuki kaum muslimin. Karena negara kita menganut sistem kapitalisme nan sekuler, ide ini secara masif menggerus akidah islam milik kaum muslimin. Mengeroyok pemikiran kaum muslimin dari semua sisi kehidupan. Dengan cepat dan pasti merontokkan akidah yang fitrah.

Akidah islam menjadikan ridho Allah sebagai tujuan hidup. Aktivitas meraih mardhotillah ini kadang menghasilkan materi, kadang kepuasan batin yang didapat. Yang menjadi fokus adalah ridho Allah, bukan materi. Keridhoan Allah diraih jika kita melaksanakan perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Maka setiap kita akan melakukan suatu perbuatan, akidah islam akan memindai seperti apa perbuatan itu, lalu dilakukan proses filterisasi, apakah sesuai dengan syariat islam atau malah bertentangan. Jika sesuai maka dianjutkan, jika bertentangan maka segera dihentikan.

Perayaan v-day berasal dari budaya barat. Sejarah kelahirannya jauh dari ajaran islam. Aktivitas peringatannya bertentangan dengan islam. Acara campur baur (ikhtilat) antara laki-laki, aktivitas mendekati zina hingga melakukan perzinaan.  So, say no to valentine’s day.

#BogorBeriman
#RubrikPembaca
WadahAspirasiMuslimah

0 Response to "Valentine, Rontokkan Iman"

Post a Comment