-->

Sistem kapitalis suburkan masyarakat Stres


Oleh: Sumeilina (Mahasiswa Ideologis Lubuklinggau)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan kepolisian tengah menelusuri keberadaan kelompok Sunda Empire-Earth Empire(SE-EE) yang hangat diperbincangkan di media sosial. Kata Ridwan, kemunculan Sunda Empire juga menunjukkan banyak orang stres saat ini.
.
"Ya ini lagi diteliti oleh Polda. Sebelum ini akan menimbulkan keresahan tadi malam pak kapolda sudah melaporkan sedang melakukan penelitian kalau ada aspek pidana kita akan tindak," kata pria yang karib disapa Emil tersebut, Bandung, Jumat (17/1). Emil secara pribadi mengaku ironis dengan keberadaan kelompok yang mengklaim telah menciptakan sebuah tatanan baru bernegara. Padahal, sejarah bangsa seharusnya menjadi pelajaran yang dipetik untuk menghadapi persoalan ke depan. 
.
Fakta mencengangkan kembali menggegerkan rakyat indonesia dengan kehadiran sunda empire  yang dianggap meresahkan umat sunda empire jelas merupakan produk dari sistem sekuler kapitalis yang mana sistem ini telah menyalahi aturan sejak awal kelahirannya dengan tujuan  untuk melawan islam, hingga saat ini senantiasa melahirkan berbagai macam masalah baru, menekan masyarakat untuk mengikuti alur permainan yang dibuat oleh sistem sekuler ini. Maka semua menjadi jelas bahwa sistem sekuler ini tidak hanya melahirkan orang-orang stres namun semakin menyuburkan orang-orang yang kehilangan harapan dan bingung harus memohon kepada siapa. 
.
Dalam negara khilafah ketika semua hal ini terjadi yaitu adanya organisasi atau perkumpulan masyarakat yang meresahkan, hingga mengancam nyawa dan aqidah maka seorang pemimpin akan mengambil tindakan tegas yaitu dengan menghukum pelaku dengan hukuman qishas agar memberikan efek jera terhadap orang-orang yang memiliki tujuan yang sama, islam sendiri tegas dalam memberikan hukuman dan ini sudah menjadi tugas bagi seorang pemimpin dalam negara khilafah. 
.
Sesuai dengan firman Allah 
Allah SWT berfirman:
وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيْهَاۤ اَنَّ النَّفْسَ بِا لنَّفْسِ ۙ وَا لْعَيْنَ بِا لْعَيْنِ وَا لْاَ نْفَ بِا لْاَ نْفِ وَا لْاُ ذُنَ بِا لْاُ ذُنِ وَا لسِّنَّ بِا لسِّنِّ ۙ وَا لْجُرُوْحَ قِصَا صٌ ۗ فَمَنْ تَصَدَّقَ بِهٖ فَهُوَ كَفَّا رَةٌ لَّهٗ ۗ وَمَنْ لَّمْ يَحْكُمْ بِمَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ فَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ
"Kami telah menetapkan bagi mereka di dalamnya (Taurat) bahwa nyawa (dibalas) dengan nyawa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada qisasnya (balasan yang sama). Barang siapa melepaskan (hak qisas)nya, maka itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itulah orang-orang zalim."
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 45)
.
Hal ini tidak akan terjadi jika umat diberikan kehidupan yang layak. Karena pada kenyataannya umat sudah lelah dan kehilangan harapan untuk menjalankan kehidupan di tengah sistem kapitalis, ideal nya umat rindu akan periayahan pemimpin terhadap umat, namun sayangnya umat sendiri tidak paham dengan ide mendasar tentang sistem yang berlaku. 
.
Maka solusi terbaik adalah umat kembali kepada aturan Allah yang telah jelas dalam di Al-qur'an serta Al-Hadits maka tak ada sistem atau aturan terbaik selain dari aturan Allah itu sendiri karena Islam telah mengatur semua dan Islam adalah agama yang paripurna tentu semua telah diatur dalam islam. 
Wallahu'alam bisshawab

Sumber : @WadahAspirasiMuslimah

0 Response to "Sistem kapitalis suburkan masyarakat Stres"

Post a Comment