-->

SIAPA YANG MENUNGGANGI AGAMA UNTUK KEPENTINGAN?


by Tarmidzi Yusuf

Narasi bahwa agama ditunggangi untuk kepentingan seringkali kita dengar. Berulang-ulang. Kadang bahasanya sama. Beda redaksional namun substansinya sama. Orangnya silih berganti. Dari yang ngakunya Islam hingga non muslim. 

Siapa yang menunggangi agama? Kepentingan apa? Tuduhan semacam ini sentimen dan penuh kebencian. Sasaran tembaknya pun kita faham.

Agama yang dimaksud tentu saja Islam. Orang Islam menunggangi Islam untuk kepentingan dunia dan kekuasaan. Ada banyak sih terutama dari kalangan politisi, bukan dari kalangan pendakwah dan aktivis Islam yang secara ikhlas berjuang untuk menegakkan tauhid secara murni. Bukan pula pendakwah dan aktivis yang sudah terkontaminasi virus dunia dan kekuasaan.

Pendakwah dan aktivis Islam yang ikhlas inilah menjadi sasaran tembak karena mereka tidak bisa berkoalisi dalam kemaksiatan dan syubhat. Bersikap tegas terhadap orang kafir. Tidak mencampuradukkan urusan aqidah dan muamalah dengan non muslim. Kelompok inilah yang sangat ditakuti oleh Yahudi dan Nasrani. 

Wajar bila non muslim selalu sibuk mencampuri urusan umat Islam dalam rangka propaganda dan perang urat saraf. Padahal, umat Islam tidak pernah mencampuri urusan agama lain.

Yahudi Israel mencaplok dan menjajah Palestina karena kepentingan agama Yahudi. Pengikut agama Yahudi menunggangi agama untuk kepentingan penjajahan atas Palestina sebagai alasan pembenaran. 

Demikian pula agama Nasrani. Kristenisasi marak di Indonesia juga tidak terlepas dari kepentingan pengikut agama Nasrani untuk mengkristenkan Indonesia.

Gerakan pemurtadan yang dilakukan oleh kalangan Nasrani secara terstruktur, sistematis dan masif dengan dukungan finansial yang luar biasa.

Ketakutan mereka terhadap Islam diluar nalar sehat. Mereka minoritas tapi bisa mendikte umat Islam yang mayoritas.

Umat Islam yang sudah tercabik-cabik dan tercerai berai bagaikan buih di tengah lautan. Menjadi bahan permainan dan olok-olok agama lain. 

Umat Islam Indonesia tak pernah sepi didera ujian. Ujian datang bertubi-tubi, silih berganti, berjilid-jilid. Beberapa hari lalu, Islam dianggap sebagai musuh terbesar Pancasila.

Belum hilang stigma Islam sebagai agama teroris, radikal dan intoleran. Bahkan menjadi sasaran empuk pelecehan tanpa proses hukum yang adil. Sepertinya, mereka bebas melakukan pelecehan dan penghinaan terhadap Islam hingga tebang pilih aparat dalam beberapa kasus, seperti wanita gila yang bawa anjing ke dalam masjid bebas dari jeratan hukum. 

Kondisi ini persis apa yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:

“Hampir tiba masanya kalian diperebutkan seperti sekumpulan pemangsa yang memperebutkan makanannya.” 

Maka seseorang bertanya: 

”Apakah karena sedikitnya jumlah kita?” 

”Bahkan kalian banyak, namun kalian seperti buih mengapung. Dan Allah telah mencabut rasa gentar dari dada musuh kalian terhadap kalian. Dan Allah telah menanamkan dalam hati kalian penyakit Al-Wahan.” 

Seseorang bertanya: ”Ya Rasulullah, apakah Al-Wahan itu?” 

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda: 

”Cinta dunia dan takut mati.” 
(HR Abu Dawud 3745)

Bintaro Jaya, 22 Jumadil Tsani 1441/16 Februari 2020

0 Response to "SIAPA YANG MENUNGGANGI AGAMA UNTUK KEPENTINGAN?"

Post a Comment