-->

Kematian Mewah


Selasa, 18 Februari 2020, media sosial ramai oleh ucapan belasungkawa atas kematian seorang aktor asal Malaysia, Ashraf sinclair, sekaligus suami dari aktris Bunga Citra Lestari (BCL). Kematiannya menyisakan duka, karena sang aktor dikenal berkepribadian baik dan jauh dari gosip.

Di sisi lain dari kematiannya, ada yang menarik untuk diulik, yakni tempat peristirahatan terakhirnya yang sangat mewah. Ya, Ashraf dimakamkan di San Diego Hills Memorial Park, sebuah pemakaman milik swasta di Karawang, Jawa Barat. Didirikan pada Januari 2007,

San Diego Hills adalah pemakaman pertama di dunia yang memadukan konsep pemakaman elegan Forest Lawn dengan budaya-budaya Indonesia. Pemiliknya adalah PT. Lippo Karawaci Tbk. 

Jelas, untuk dimakamkan di sana, perlu merogoh kocek sangat dalam. Harganya berbeda-beda tergantung kluster dan lokasi. Yang termurah adalah 36juta untuk tipe single. Sementara untuk lahan semi privat dibandrol 360jutaan. Dan lahan privat (tidak bercampur dengan makam lainnya) dihargai 600 jutaan. Bahkan ada tipe Peak Estate yang harganya mencapai 2,6 milyar. Wow!

 Dengan harga yang super fantastis tersebut, kenyataannya pemakaman mewah tersebut banyak peminat, masyarakat kelas atas tentunya, mulai dari pejabat hingga para selebriti. Dikabarkan banyak yang sudah memesan pemakaman di sana, bukan hanya yang tua, tapi juga anak-anak muda.

Pemakaman ini memiliki fasilitas lengkap, seperti mushola, gazebo, danau, restoran, taman bermain anak, Bahkan lokasi pemakaman ini menyediakan lokasi meeting, outbound, dan tempat untuk menikah. 

"San Diego makin lama makin bagus. Karena sekali membeli sudah. Biaya-biaya lain seperti pemeliharaan, sudah termasuk itu," kata James Riyadi, pemilik Lippo Group, saat berbincang dengan detikFinance, Kamis (19/7/2012).
.
.
Beginilah sistem kapitalisme, apa-apa yang dirasa menguntungkan dan menjanjikan pundi-pundi harta, akan dijadikan ladang bisnis. Termasuk pemakaman.
.
.
Ya, kematian itu pasti datangnya. Mempersiapkan bekal untuknya adalah sebuah keharusan. Dan sebaik-baiknya bekal adalah amal salih, karena itulah yang akan menyelamatkan kita di akhirat. Bukan soal mewah atau tidaknya tempat jasad kita dikuburkan, namun seberapa mewah bekal kita untuk kembali kepadaNya.

"Tiap tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”. (QS Ali Imran : 185).

“Hai orang orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dengan sebenar benar taqwa kepada Nya dan janganlah sekali kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”. (QS Ali Imran : 102). 

.
.
#CatatanAnnisa
#Muhasabah

Fb Annisa Afriliani Hana

0 Response to "Kematian Mewah"

Post a Comment